News

Austria dan Belgia Pilih Tidak Terlibat Operasi di Selat Hormuz

Moskow (KABARIN) - Austria dan Belgia menyatakan tidak akan ikut serta dalam rencana operasi apa pun yang bertujuan menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Sikap ini disampaikan di tengah seruan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada sejumlah negara untuk berpartisipasi dalam pengamanan kawasan tersebut.

Kanselir Austria Christian Stocker menegaskan bahwa negaranya tidak mempertimbangkan untuk melakukan intervensi di wilayah tersebut.

Ia juga menyebut bahwa pembahasan yang ada lebih mengarah pada permintaan kepada negara negara anggota NATO, namun keputusan bersama sudah jelas.

"Austria tidak mempertimbangkan untuk intervensi di Selat Hormuz. Sejauh yang saya pahami, kami berbicara tentang permohonan kepada negara-negara NATO. Ini adalah masalah NATO dan jawabannya telah diberikan. Negara-negara Uni Eropa juga telah menjelaskan bahwa mereka tidak ingin terlibat dalam konflik ini, yang tidak mereka mulai," kata Kanselir Austria Christian Stocker kepada wartawan menjelang KTT Uni Eropa di Brussels.

Senada dengan itu Perdana Menteri Belgia Bart de Wever juga menegaskan bahwa negaranya tidak akan ikut dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dalam bentuk apa pun. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara di Brussels.

Sementara itu dinamika di kawasan tersebut masih dipengaruhi oleh ketegangan yang meningkat setelah adanya serangan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu yang memicu balasan dari Iran ke sejumlah target di kawasan Timur Tengah termasuk fasilitas militer.

Pada pertengahan Maret Donald Trump juga menyerukan kepada beberapa negara termasuk China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna menjaga keamanan jalur strategis tersebut. Ia bahkan memperingatkan bahwa NATO dapat menghadapi tantangan besar jika tidak mampu mengamankan wilayah itu.

Di sisi lain Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyampaikan bahwa negara negara anggota Uni Eropa saat ini belum siap untuk mengirimkan armada ke Selat Hormuz sehingga keterlibatan militer masih menjadi hal yang belum disepakati.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: